Culture
studies dan teknologi komunikasi
Culture
studies sendiri dapat diartikan sebagai suatu cara bagaiamana para ahli melihat
suatu realitas. Bagaimana para ahli melihat apa yang ada dan terjadi pada
masyarakat. Ciri-ciri dari culture studies atau yang menjadi ciri khas dari
kultur studies adalah culture studies selalu melihat sesuatu tidak semata-mata
pada sesutu itu sendiri dimana pada sesuatu terdapat sebuah makna yang memiliki
keterkaitan terhadap sesuatu yang lain.kita dapat memahami hal tersebut dengan
melihat bagaimana pergeseran budaya yang terjadi di Indonesia sendiri, contoh
yang mudah adalah bagaimana perubahan cara berpakaian masyarakat Indonesia yang
dulu menggunaka kebaya dan jarit bagi perempuannya saat ini ustru hal itu
sangat langka untuk dapat dilihat dalam kehidupan sehari-hari, saat ini
masyarakat justru lebih nyaman dengan pakaian-pakaian yang berasal dari luar seperti
kemeja dan celana jeans yang bila kita telisik lebih dalam dari mana asal jeans
dan makna apa yang ada didalamnya kita akan mengetahui bahwa dalam culture
studies ini kita tidak hanya melihat sesuatu itu semata-mata sebagai sesuatu
itu sendiri tetapi ada makna lain yang saling berkaitan. Celana jeans berasal
dari amerika dimana jeans tersebuat biasa digunakan dan menjadi ciri dari
masyarakat kalangan bawah yakni kaum buruh dan para pekera kasar sehingga jeans
dianggap sebagai suatu bentuk perlawanan dari kaum buruh terhadap masyarakat
kelas atas. Dari hal tersebut kita dapat melihat bagaimana sebuah celana bukan
hanya menjadi atau hanya bermakna sebagai suatu pakaian yang digunakan sebagi
pakaian saa tetapi ada makna lain dibalik jeans tersebut dan bagaimana hal
tersebut dapat meberikan pengaruh tidak hanya bagi masayarakat amerika tapi
bagaimana celana jeans justru kemudian digunakan oleh masyarakat di belahan
dunia lain. Dalam culture studies erat kaiannya tentang bagaimana kita melihat
sesuatu hal (describe) tetapi kita tidak hanya melihat sesuatu itu saja tapi
ada kaitan lain antara sesuatu itu dengan sesuatu yang lain (connective). Jika kita
kaitkan itu pada teknologi komunikasi maka pertanyaan yang timbul adalah bukan
lagi apa tetapi bagaimana atau mengapa teknologi dapat mempengaruhi masyarakat?
Seperti
kita ketahui pula bahwa yang menciptakan teknologi adalah masyarakat sendiri
namun pada suatu masa bahkan mungkin saat ini teknologilah yang mulai
mengontrol kita akibat adanya pergeseran identitas dimana kita terpengaruhi dan
ketergantungan dengan teknologi itu sendiri. Akibat adanya penggunaan teknologi
menciptakan pengalaman pada masyarakat yang dapat kita gali menggunakan cara
culture studies dimana kita melihat adanya klausalitas didalamnya. Ciri khas
lain dari culture studies itu sendiri adalah bagaimana masyarakat mengalami
teknologi sebagai suatu praktek budaya sehingga merupakan hal yang salah bila
ada yang mengatakan bahwa antara teknologi dan budaya merupakan suatu hal yang
terpisah. Teknologi dan budaya memiliki keterkaitan yang tidak dapat dipisahkan
dimana adanya teknologi menguatkan budaya itu sendiri. Berdasarkan hal tersebut
kita dapat memberikan sebuah contoh dengan hadirnyaatau terciptanya komputer
yang tidak semata sebuah software dan hardware tetapi terdapat makna lain. Dengan
komputer seseorang memiliki kualitas yang berbeda. Pengalaman dengan komputer
merubah pengalaman seseorang, membuat komputer berkuasa atas user padahal kekuatan
bukan pada komputer tetapi pada user itu sendiri.
Topik
yang menarik dari culture studies sendiri dalam mempelajari teknologi
komunikasi adalah politik (democrasy), identitas, space (ruang), dan gender. Pada
hal ini kaitan gender bukan hanya terkait pada jenis kelamin tetapi dengan
adanya teknologi seseorang dapat berganti-ganti identitas berdasarkan konten
analisis teknologi dapat menimbulkan adanya ketimpangan gender. Contohnya saja,
pada game online sering kali menempatkan perempuan sebagai sumber ekploitasi.
Berkaitan
dengan identitas sendiri teknologi tidak hanya memberi fasilitas tetapi juga
memberi arak sehingga membuat ketimpangan antara msayarakat yang sangat
mengetahui teknologi dengan masyarakat yang sebetas mengenal teknologi sekedarnya
saja. Dengan adanya kajian culture studies ini bertujuan untuk mengembalikan
teknologi untuk menguatkan budaya yang sudah ada sehingga tidak menyebabkan suatu
pergeseran identitas ataupun budaya.
cultural
studies adalah suatu kajian terhadap pelbagai pola perilaku manusia baik secara
ideologi, politik, ekonomi, sosial maupun budaya dengan segala aspeknya yang
kompleks. Dengan kompleksitas persoalan yang dihadapinya, cultural studies
bergerak dari pemahaman terhadap bidang-bidang pertanyaan interdisipliner atau
posdisipliner yang berupaya mengeksplorasi produksi dan inkulkasi (penanaman)
budaya atau makna dalam tiap perilaku manusia. Lantaran itulah, secara
definitif, cultural studies kemudian menjadi tidak memiliki acuan yang tegas
dan baku; cultural studies hanya permainan-bahasa (language-game). Sebagai contoh
lain adalah bagaimana kita melihat fenomena teknologi seperti nedia sosial
dapat begitu melejit dikalangan masyarakat Indonesia hal itu bukan semata-mata
karena adanya kemajuan teknologi yang ada tetapi juga hal itu memiliki kaitan
terhapadap karakteristik masyarakat Indonesia itu sendiri dimana masyarakatnya
yang sangat gemar sekali bersosialiasai satu sama lain dan memiliki rasa ingin
tahu yang sangat besar dengan urusan orang lain sehingga dengan adanya media
sosial masyarakat Indonesia merasa seperti difasilitasi oleh teknologi itu sendiri
sehingga kemudian banyak sekali dan hampir semua mayarakat Indonesia memiliki
akun media sosial salah satunya adalah media sosial facebook. Masyarakat
Indonesia menjadi salah satu pengguna facebook terbanyak di dunia. Dengan menggunakan
kajian culture studies sendiri kita juga melihat bagaimana pergeseran fungsi
juga terjadi pada media sosial yang seharusnya sebagai media untuk
berkomunikasi dengan orang yang jauh ataupun sudah lama tak bertemu tetapi saat
ini justru menjadi tempat untuk berjualan barabg dan jasa. Hal-hal tersebut
tentu dapat kita pahami dan pelajari dengan menggunakan pendekatan culture
studies sehingga kita dapat memahami sesuatu itu tidak hanya berdasarkan hal
itu sendiri tapi ada hal lain yang memiliki keterkaitan yang akan semakin
menambah pemahaman kita terhadap suatu hal tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar